Jumat, 13 Juli 2018

Running for Permitha (Februari 2018-Juli 2018)

Udah lama banget ga nulis d blog ini, btw mubes permitha 2018 tepatnya pd tanggal 4 februari qadarullah aku diamanahin sebagai Presiden Permitha. Kaget juga sih, engga ada kepikiran sama sekali, pengennya ya fokus kuliah aja, kuliah S2 berat euy, matakuliahnya berat2, tuntutan risetnya tinggi, setahun ini aku cuma belajar kimia kuantum, kimia teori dan yang berhubungan dengan kimia komputasi, untuk lulus harus bisa publikasi di jurnal penerbit bereputasi kayak Wiley, Elsavier, RSC dsb. Tapi, pernah dengan kalimat ini: Rasul saw pernah menyampaikan: Jangan mencari2, jgn menempuh segala cara utk mndptkan jabatan krna kalau jabatan itu sampai kepadamu dgn kepenuhan nafsumu, dgn ambisimu yg luar biasa, bsa dia sampai tapi setelah itu Allah berlepas tangan. Tapi kalau satu amanah itu sampai kepadamu dgn pengaturan Allah swt bukan dgn ambisi dan nafsu, maka kalau ada beban kepemimpinan itu, mau 1 ton mau 2 ton bahkan 1000 ton, Allah swt akan meringankannya.  Niatkan utk menghadirkan kemaslahatan, niatkan utk memberikan perkhidmatan.




Sebenarnya diawal ga da niat, karena emang pengen fokus, tapi y karena temen2 banyak yang dukung dan mengajak untuk diniatkan sebagai kontribusi kebaikan, ya sudah kita gas aja. Nah sampe dititik ini rasa2nya aman aja, semua lancar, IPK baik, progres riset lumayan, bahkan bulan depan aku dah bisa join konferensi berkelas ANSCSE dimana dikonferensi itu banyak pakar komputasi dunia bakal berkumpul. Ya mungkin seperti yg d mention d atas kali ya, beban kepemimpinan itu bakal dimudahkan insyaallah.









Terus dari februari sampai Juli ini permitha udah ngapain aja sih?

1. Ya jelas pasti ada raker dong





Nih sampe beritanya diliput di web Kemlu hehe
https://www.kemlu.go.id/bangkok/id/berita-agenda/berita-perwakilan/Pages/Workshop-Pengurus-Permitha-2018-2019-Pejabat-KBRI-Bangkok-Tekankan-Digitalisasi-Kegiatan.aspx




2. Pembentukan Simpul Baru


Pengaktifan simpul ditujukan untuk memudahkan penyebaran informasi di tiap-tiap kampus, ada beberapa simpul yang diresmikan seperti Simpul Salaya, Simpul Chula, Simpul Naresuan, Simpul Kasetsart dsb. Pada tahun ini simpul dapat mengajukan dana untuk kegiatan melalui Permitha Pusat




3. Optimalisasi Google Scholar AASIC




Menyambut AASIC 2018 di Mae Fah Luang Univ. kami mencoba untuk mengumpulkan dan mengoptimalisasikan database artikel dari AASIC 1-5.




4. Kunjungan ke Wakil Presiden Diaspora RI, Bapak Dr. Yurdi




5. Latihan Rutin dan Smash for Glory



Semangat berolahraga dan berkompetisi teman2 Permitha


6. Meramaikan kegiatan belajar mengajar di Masjid Jawa






Ini program Diaspora IND-THA yang coba ikut kita semarakkan.




7. Simposium Asia Oseania 2018





8. Buletin Excelencia 



Ini buletin hasil kajian temen2 kastrat, sekarang sudah mau masuk volume 4 lhoo


9. Gerakan 1000 sepatu



Penggalangan dana dari keuntungan wirausaha permitha, mahasiswa, karyawan KBRI dan diaspora untuk memberikan sepatu sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak negeri. Total donasi sebanyak Rp 21,325,140.


Ya itu tadi sedikit program yang sudah dilakukan Permitha sejak februari sampai Juli ini,

di balik kerennya sebuah acara banyak waktu yang dikorbankan untuk rapat

mungkin begitu hehee



Jumat, 02 Februari 2018

Jalan


Lagi rame2nya Film Dilan, sebenarnya tau novel dilan itu sejak 2015 waktu tinggal bareng di cabang sleman, novel itu udah ada di perpustakaan. Nah iseng buat gambar begituan, mungkin fenomena dilan ini cukup asyik buat nostalgia SMA. Nah motor merah putih merek Honda Astrea tahun 70-an itu adalah motor yang ku pakai ke sekolah, sekarang motornya dipakai Bapaknya Bang Farid buat jalan-jalan sore kalau kata iqsan. Semoga motor itu sehat selalu.
Gitar itu kalau ga salah gitarnya prima, jadi anak-anak cowok kelas suka bawa gitar buat nongkrong-nongkrong kalau lagi istirahat.

Minggu, 21 Januari 2018

Running to Vienna (?)


Sejak saat menjadi mahasiswa baru saya memang punya rencana untuk melanjutkan studi hingga S3, saya masih ingat dulu waktu belajar di perpus bersama teman2 Kimia D, sering berdiskusi tentang pelajaran dan rencana kedepan. Memang mereka-mereka yang pengen lanjut studi sekarang sudah berstatus mahasiswa S2, dan tersebar di beberapa negara, hebat juga mereka hehee

Sabtu, 13 Januari 2018

Presiden Alternatif


Pilpres 2014 memang menjadi pilpres fenomenal selama saya hidup sampai saat ini. Fanatisme antar pendukung menjadi salah satu sebabnya, Presiden Jokowi dengan pendukung setianya tentu siap membela dan mendukung, disisi lain Capres Prabowo juga masih menyisakan kenangan yang membuat pendukungnya tetap setia membela dan memperjuangkan beliau untuk maju kembali.

Highlight Riset CECC

Assalamualaykum wr.wb...



Pada kesempatan ini saya ingin mencoba mengenalkan produk riset dari lab. tempat saya belajar (CECC), CECC yang merupakan lab. kimia komputasi Chulalongkorn ini juga merupakan center riset di Chula. Tahun 2016 kemarin jumlah publikasi CECC adalah 20 paper sedangkan Tahun 2017 menurun menjadi 19 paper, 5 tahun kebelakang rerata publikasi yang dihasilkan kisaran 15-20 paper per tahun, menurut saya ini disebabkan adanya postdoctoral fellowship, sehingga para dosen bisa produktif mengajar kelas dan melakukan riset dengan bantuan peneliti postdoct.

Oh ya untuk departemen Kimia Chula sendiri tahun kemarin (kata teman saya yang postdoc) meraih penghargaan di Chula sebagai departemen terproduktif dalam hal publikasi riset (126 paper per tahun *CMIIW) bisa jadi ini karena didikung 11 unit riset yang cukup produktif di bidangnya.

Untuk CECC sendiri Artikel tersebut diterbitkan di beberapa jurnal terbitan ACS, Elsavier, RSC, Taylor & Francis, Wiley,  Springer dsb. Oh ya, kalau saya baca-baca disini untuk pertanggungjawaban dana risetnya harus dipublikasi di jurnal level Q1/Q2 dari scimagojr, maka dari itu memang mahasiswa dan dosen mempublikasikan hasil risetnya disana, apalagi penerima beasiswa juga memiliki kewajiban publikasi paper.